Ada alasan mengapa sebagian pria bisa terlihat menarik hanya dengan mengenakan kaus polos, celana yang pas, dan sepatu bersih. Penampilannya mungkin sederhana, tetapi setiap elemennya terlihat teratur.
Gaya berpakaian tidak selalu ditentukan oleh banyaknya elemen yang digunakan. Justru ketika terlalu banyak motif, warna, dan aksesori digabungkan sekaligus, perhatian bisa terpecah.
Ukuran menjadi faktor utama
Kaus sederhana yang memiliki ukuran tepat dapat terlihat lebih baik daripada pakaian bermerek dengan potongan yang tidak sesuai tubuh. Bahu, panjang lengan, dan panjang pakaian semuanya memengaruhi proporsi.
Warna netral lebih mudah dipadukan
Hitam, putih, abu-abu, navy, beige, dan beberapa warna bumi dapat digunakan dalam banyak kombinasi. Warna-warna tersebut juga membuat seseorang lebih mudah membangun lemari pakaian yang serbaguna.
Kualitas terlihat dari detail
Kerutan berlebihan, kancing yang longgar, sepatu kotor, atau pakaian yang sudah kehilangan bentuk dapat mengurangi kesan rapi. Sebaliknya, pakaian sederhana yang terawat bisa memberikan kesan lebih premium.
Tidak semua aksesori harus digunakan
Jam tangan sederhana atau ikat pinggang yang sesuai sudah cukup untuk melengkapi penampilan. Terlalu banyak aksesori justru dapat membuat outfit kehilangan kesederhanaannya.
Gaya yang terlihat berkelas pada akhirnya bukan soal menunjukkan sebanyak mungkin barang yang dimiliki. Sering kali, justru kemampuan memilih sedikit elemen yang tepat membuat penampilan terasa lebih matang.
